Minggu, 30 November 2014

Hal – Hal Yang Menyebabkan Retaknya Sebuah Tali Persaudaraan


Selamat Pagi gan/sist…
kali ini ane mau bahas tentang sebuah tali persaudaraan, 
yapsss… tali persaudaraan bisa antara persaudaraan dalam keluarga antara adik kakak, ponakanan, sepupu dll, persaudaraan antara teman, sahabat juga persaudaraan dalam bertetangga dengan lingkungan sekitar. Kadang2 ada masalah kecil yg menjadi besar, atau masalah yang besar karena berlarutnya suatu masalah akhirnya seperti api dalam sekam…. Berujung retaknya sebuat tali persaudaraan, bahkan bisa putusnya suatu persaudaraan.

Berikut hal2 yang membuat retaknya sebuah tali persaudaraan, yang pasti versi ane gan :

1. Uang

Uang adalah pemicu terbesar dalam retaknya sebuah persaudaraan, ada pepatah mengatakan “Uang tidak kenal sodara” itu benar adanya. Dan uang bisa membuat sodara, sahabat, tetangga menjadi jauh…. Dan sdh banyak contohnya gan.... dahsyatnya efek uang dlm retaknya dlm persaudaraan/persahabatan.

2. Harta Warisan

Kejadian ini sering terjadi krn biasanya keserakahan salah satu pihak, ataupun prinsip yang berbeda dlm keluarga tersebut, sdh bnyk contoh krn warisan sodara jadi ga saling tegor, dan yang lebih fatalnya bias saling bunuh…. Sungguh memprihatinkan. 
Apalagi belakangan ini bnyk berita anak gugat sodara, bahkan orang tua di pengadilan….. memprihatinkan….

3. Perbedaan Prinsip

Biasanya retaknya persaudaraan ini muncul setelah di uji oleh suatu masalah, perbedaan prinsip dan cara pandang, menyakini pendapatnya pribadi adalah benar, dan merasa kurang dihargai pendapatnya oleh sodara ataupun sahabat, kalo ga ada yg ngalah muaranya satu…. Retak tali persaudaraan….

4. Sifat dan Watak

Sifat dan watak ga bagus dominan sodara/sahabat menjauh, knapa kalo terjadi sekali atau dua kali mungkin wajar tp kl terus2an krn dah watak ya mending jaga jarak gan. contohnya Paling males kalo punya sodara atau sahabat yang egonya bener2 keterlaluan, menangnya sendiri ga peduli temen atau sodara dlm keadaaan gimana…. Sensor perasaanya ga ada lagi…
Di saat butuhnya aja dateng…. Nyebelin kan gan ?? emang dah wataknya ky gitu kali gan…

5. Rebutan Pacar
Kalo ini bnyk “diderita” usia2 muda….. udh ane ga bahas lagi ya gan…. Dah expert smua kl masalah ini gan…

6. Kepedulian Yang Hilang

Saat temen atau sodara sakit … ga mau jenguk, atau saat dlm masalah sodara atau sahabat menghilang seakan ga peduli, tanda2 keretakan akan segera datang. Sebenarnya di sini letak persaudaraan di uji nanti akan ketahuan mana sodara atau temen yang tulus dan tidak…

7. Carmuk Di Tempat Kerjaan

Wuihh… ngeselin banget kl nemu model begini…. Cari muka dan biasanya pinter banget jilat dan bermain lidah di atasan, atau klaim pekerjaan tmen jd hasilnya dia, temenpun ga akan segan di jatuhkan … pasti di hindari kl nemu model2 begini gan…

8. Kerja Bakti Di Lingkungan Tempat Tinggal

Kerja bakti emang hal sepele gan, tp jangan salah di situ tempatnya warga nunjukin solidaritas di lingkungan, interakasi sesama warga, dan yang dateng bakalan di inget apalagi yang bener2 males kerja bakti pasti dah di hapalin warga. Kl ada kerja bakti datang jangan krn males, Cuma rokok atau duitnya yag dateng….  Biar lebih deket sm tetangga soalnya tetangga adalah sodara paling deket kl ada apa2…

9. Menentukan Batas Kepemilikan Tanah


Ini paling sensitive gan…. Kl dah omongin tanah…. Apalagi kalo salah satunya ada keserakahan, kepala batu ga mau musyawarah hanya mengandalkan egoisme, bisa langsung putus tali persaudaraan gan…

10. Pengairan Sawah


Kalau ini terjadi di desa, mungkin karena sayang sama tanaman jadi main serobot dlm pengairan sawah… istilahnya “mbedah banyu” tanpa ijin….. bisa jd omongan org sekampung kl si A suka nyrobot air sawah, tragisnya lagi kl ketahuan dan ini kl sama2 emosi bisa cangkul2an di sawah …

Semoga Tali silaturahmi antar saudara, sahabat, teman kerja juga dengan tetangga selalu terjaga dengan baik.
Mangga yang mau menambahkan.... buat berbagi pengalaman utk menjadi lebih baik di tahun mendatang....

Title: Hal – Hal Yang Menyebabkan Retaknya Sebuah Tali Persaudaraan
Posted by:Unknown
Published :2014-11-30T11:26:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Hal – Hal Yang Menyebabkan Retaknya Sebuah Tali Persaudaraan

Selasa, 18 November 2014

10 Trik Keren yang Membuat Matematika Lebih Mudah dan Menyenangkan

INTERMEZO DULU 


Matematika memang sulit, tapi pada dasarnya ini sangat penting dalam perkembangan sains. Bukan cuma sains bahkan kehidupan sehari-hari banyak juga yang membutuhkan matematika. Nah kali ini ane akan menjelaskan Trik-trik yang memudahkan kita belajar matematika sehingga jadi menyenangkan 
Yuk kita langsung ke TKP

1. Perkalian Angka 11

Mungkin Ini banyak yang udah tau tapi ane coba ingetin lagi ke aagan-agan sekalian mari kita simak:

Gunakan bilangan asli dan bayangkan spasi di antara dua digit (kali ini kita gunakan 52):

5_2

Sekarang tambahkan dua angka tersebut dan letakkan di tengah:

5_(5+2)_2

Inilah jawabannya: 572.

kalau angka di tengah lebih dari 2 digit (contohnya 18), tambahin angka pertama (1) dengan angka di depannya:

9_(9+9)_9

9_18_9

(9+1)_8_9

10_8_9

1089, dan jawaban ini selalu benar. 
keren kan?

2. Menghitung Kuadrat

Kalau agan perlu menghitung kuadrat dari sebuah angka 2 digit yang berakhiran 5, Agan bisa pake trik ini. Kalikan angka pertama dengan angka itu sendiri dan ditambah 1, dan letakkan ’25’ di akhir. Itulah dia! pusing ya 
coba lansung aja liat contohnya 

25²= ( 2 x (2 + 1) ) & 25

2 x 3 = 6 & 25

625
bener kan jawabannya?
coba pake angka yan lain, pasti bener 
keren kan? 

3. Perkalian Angka 5

Banyak orang inget tabel perkalian 5 dengan mudah (5, 10, 15, 20…), tapi kalau angkanya lebih besar gimana?, Lebih rumit?.

Coba sekarang ambil sembarang angka, kemudian dibagi 2. kalau hasilnya utuh (bukan pecahan desimal), letakkan 0 di akhir. kalau berupa pecahan desimal, hilangkan angka di belakang koma dan letakkan 5 di akhir. masih bingung? 
coba liat contoh dibawah:  
2682 x 5 = (2682 / 2) & 5 atau 0

2682 / 2 = 1341 (bilangan utuh, jadi letakkan 0)

13410

Ayo coba yang lain:

5887 x 5 = 2943.5 (bilangan pecahan (ilangin sisanya, letakkan 5)

29435
keren kan? 

4. Perkalian Angka 9

Yang satu ini sederhana- untuk mengalikan angka berapapun antara 1 dan 9 dengan 9, perlihatkan telapak tangan di depan Agan – tutup satu jari yang merupakan angka yang hendak dikalikan (contohnya: 9 x 3 – tutup jari ketiga Anda) – hitung jumlah jari di depan jari yang ditutup (kalau 9 x 3, maka ada 2 jari di depan), kemudian hitung jumlah di belakangnya (kalau 9 x 3, ada 7 jari di belakang) – maka jawabannya 27
keren kan? 

5. Perkalian Angka 4 

Ini merupakan trik yang paling sederhana yang keliatan asing untuk beberapa orang, tapi engga bagi yang lain. Trik ini cuma ngaliin dengan dua, kemudian melakukannya lagi
kalau bingung coba liat contohnya 
58 x 4 = ( 58 x 2 ) + ( 58 x 2 ) = ( 116 ) + ( 116 ) = 232
Keren kan? 

6. Menghitung Tip 

kalau agan perlu meninggalkan tip sebesar 15% (baik bener ), inilah cara gampang ngelakuinnya. Hitung 10% (bagi jumlah tersebut dengan 10) – kemudian tambah dengan jumlah tersebut lagi, tapi dibagi dua, dan agan akan dapet jawabannya 
masih bingung? 
coba liat contoh dibawah 

15% dari 100000 = ( 10% dari 100000 ) + ( (10% dari 100000 ) / 2)

10000 + 5000 = 15000
ini contoh yang sederhana
bisa diterapin untuk yang lebih susah juga 
Keren kan? 

7. Perkalian Rumit 

Kalau Agan punya jumlah besar untuk dikalikan dan salah satu angkanya genap, Agan bisa ngebagi dengan mudah dapetin jawabannya
ini contohnya: 

32 x 125, berapa ya?  
sebenernya sama dengan:
16 x 250 sama dengan:
8 x 500 sama dengan:
4 x 1000 = 4.000
keren kan? 

8. Pembagian Angka 5 

kalau agan ngebagi angka besar dengan angka 5 pasti lumayan mikirnya, sebenernya ga segitunya juga gan, yang perlu Agan lakuin adalah mengalikannya dengan 2 dan pindahkan pecahan desimalnya:

195 / 5 ?

Tahap 1: 195 * 2 = 390
Tahap 2: Pindahin desimalnya: 39.0 atau hanya 39

2978 / 5 ?

Tahap 1: 2978 * 2 = 5956
Tahap 2: 595.6
Keren kan? 

9. Mengurangi dari 1.000 

Untuk mengurangi jumlah besar dari 1.000, agan bisa pake aturan dasar ini: kurangi semuanya kecuali angka terakhir dari 9, kemudian kurangi angka terakhir dari 10
bingung? 
Ini contohnya 
1000 – 648 ?

Tahap 1: kurangi 6 dari 9 = 3
Tahap 2: kurangi 4 dari 9 = 5
Tahap 3: kurangi 8 dari 10 = 2

Jawaban: 352
Keren kan? 

10. Aturan Perkalian Acak

Ini semacam rangkuman ya gan 
Mengalikan dengan 5: Kalikan dengan 10 dan bagi dengan 2.
Mengalikan dengan 6: Kalikan dengan 3 dan kemudian kalikan dengan 2.
Mengalikan dengan 9: Kalikan dengan 10 dan kurangi dengan jumlah aslinya.
Mengalikan dengan 12: Kalikan dengan 10 dan tambahkan dengan 2 kali lipat jumlah aslinya.
Mengalikan dengan 13: Kalikan dengan 3 dan tambahkan dengan 10 kali lipat jumlah aslinya.
Mengalikan dengan 14: Kalikan dengan 7 dan kemudian kalikan dengan 2
Mengalikan dengan 15: Kalikan dengan 10 dan tambahkan dengan 5 kali lipat jumlah aslinya.
Mengalikan dengan 16: Kalikan dengan 8 dan kemudian kalikan dengan 2.
Mengalikan dengan 17: Kalikan dengan 7 dan tambahkan dengan 10 kali lipat jumlah aslinya.
Mengalikan dengan 18: Kalikan dengan 20 dan bagi dengan 2 kali lipat jumlah aslinya (beda dengan tahap pertama).
Mengalikan dengan 19: Kalikan dengan 20 dan kurangi dengan jumlah aslinya.
Mengalikan dengan 24: Kalikan dengan 8 dan kalikan dengan 3.
Mengalikan dengan 27: Kalikan dengan 30 dan kurangi 3 kali lipat jumlah aslinya (beda dengan tahap pertama).
Mengalikan dengan 45: Kalikan dengan 50 dan kurangi 5 kali lipat jumlah aslinya (beda dengan tahap pertama).
Mengalikan dengan 90: Kalikan dengan 9 (seperti di atas) dan letakkan nol di sebelah kanan.
Mengalikan dengan 98: Kalikan dengan 100 dan kurangi dengan jumlah aslinya.
Mengalikan dengan 99: Kalikan dengan 100 dan kurangi dengan jumlah aslinya.

perhatiin baik-baik
dicoba deh, pasti bener 
keren kan? 

Bonus: Persentase 

Cari 7 % dari 300. Susah ya?
coba cek ini 

Persen: Pertama, Anda harus paham kata “Persen”. Bagian pertama adalah PER = UNTUK SETIAP. Bagian kedua adalah SEN = 100. Seperti Century (abad) = 100 tahun. 100 SEN adalah 1 dolar… dll. Jadi PERSEN = UNTUK SETIAP 100.

Jadi, pertanyaannya adalah 7 PERSEN dari 100, jawabannya 7. (7 untuk setiap seratus (persen) dari seratus (100)).
8 % dari 100 = 8. 35.73% dari 100 = 35.73
Tapi gimana bisa?? 

Balik ke pertanyaan 7% dari 300. 7% dari seratus pertama adalah 7. 7% dari seratus kedua juga 7, dan tentunya 7% dari seratus ketiga juga 7. Jadi 7+7+7 = 21.

kalau 8% dari 100 adalah 8, maka 8% dari 50 adalah setengah dari 8, yaitu 4.

Bagi setiap jumlah yang masuk dalam pertanyaan 100 yang jumlahnya kurang dari 100, kemudian pindahkan titik desimalnya.

CONTOH:
8% dari 200 = 8 + 8 = 16
8% dari 250 = 8 + 8 + 4 = 20
8% dari 25 = 2.0 (pindahkan desimalnya)
15% dari 300 = 15 + 15 + 15 = 45
15% dari 350 = 15 + 15 + 15 + 7.5 = 52.5

Hal ini juga dapat digunakan untuk memutarbalikkan persen, contohnya 3% dari 100 = 100% dari 3.

35% dari 8 = 8% dari 35.

…dan lainnya.
Keren kan? 

Source : listverse.com

Catatan TS 
Inget ya gan, trik itu hanya sebatas membantu agan agar cepat atau memudahkan agan menerti. Tapi jangan lupa kalau konsep itu yang utama agar paham 
Title: 10 Trik Keren yang Membuat Matematika Lebih Mudah dan Menyenangkan
Posted by:Unknown
Published :2014-11-18T16:08:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
10 Trik Keren yang Membuat Matematika Lebih Mudah dan Menyenangkan

Senin, 10 November 2014

"Mereka" Layak Jadi Pahlawan Tanpa Harus Angkat Senjata (Detik - Detik 10 November)


Beberapa hari ke depan tepatnya pada tanggal 10 November 2013, kita seluruh rakyat Indonesia akan memperingati Hari Pahlawan. Hari dimana terjadinya peristiwa peperangan antara tentara Indonesia bersama rakyat dengan Penjajah Belanda.

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya merupakan salah satu pertempuan paling besar dalam sejarah perang di Indonesia. Bahkan diduga lebih besar dari pertempuran Normandia dalam operasi Cobra antara Pasukan Hitler melawan pasukan sekutu pada 1944.

Sebagaimana Alm. Presiden Soekarno pernah mengatakan pada beberapa moment pidatonya "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya", dan dilanjutkan dengan pernyataan "Jangan sekali kali melupakan sejarah" di pidato terakhirnya.

Dan kita sebagai generasi muda penerus bangsa tentunya punya tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan di masa lalu. Setidaknya kita dapat mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai macam prestasi.

Untuk menjadi pahlawan di jaman edan seperti sekarang ini memang terkesan konyol, bahkan mungkin bisa dicap sebagai pahlawan kesiangan yang tak tahu diri. Bayangkan...ketika hampir semua lini di negeri ini di isi oleh para koruptor, penjilat, dan manusia - manusia ber KTP Indonesia berjiwa durjana.

Orang - orang besar dan para pemimpin di negeri ini yang seharusnya memberi contoh suri tauladan, ternyata tidak lebih baik dari para preman - preman brengsek yang kerjaannya hanya mangkal di sudut sudut terminal. Memeras dan mengintimidasi rakyat tanpa belas kasihan. Seolah Republik ini adalah milik bapak moyangnya. Menjijikan memang........

Tapi Tuhan selalu punya jalan untuk menyeimbangkan sebuah proses kehidupan. Tuhan selalu menyisakan orang orang hebat, orang orang yang jujur, dan mau bekerja keras. Sampai pada akhirnya kita orang orang Indonesia yang masih bisa berpikir waras dapat menjadikannya sebagai contoh dalam menjalani sebuah kehidupan.

lalu siapa orang - orang hebat itu? Dan apakah mereka layak untuk kita anggap sebagai pahlawan di jaman se'edan ini?

Pertanyaan di atas bisa kita jawab asal kita jujur untuk mengakui. Bahwa ternyata untuk menjadi pahlawan di jaman sebobrok ini seseorang tidak perlu lagi berperang dengan senjata, atau dengan darah dan air mata. Melainkan dengan melakukan hal positif yang berguna dan bermanfaat bagi orang lain.

Sebagaimana orang - orang hebat ciptaan Tuhan di bawah ini, meski ada diantara mereka yang hidup tanpa gelar penghargaan, medali dan bintang - bintang. Tetapi mereka adalah orang orang hebat yang layak kita sebut sebagai pahlawan. Setidaknya pahlawan bagi dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan terkecilnya.

Inilah pahlawan - pahlawan hebat itu :

Mereka memang tak punya tanda bintang tapi hatinya lebih bersinar daripada matahari...




Guru Sejati....Bukan Guru Karbitan. Tanpa kehadiran mereka sesungguhnya kita tidak akan jadi apa apa. Kita tidak akan pernah tahu bagaimana caranya kita mengeja hurup demi hurup hinggai terangkai menjadi sebuah kata kata. Mereka para guru adalah pahlawan pahlawan yang hebat, meski tanpa gelar mereka rela di tempatkan hingga ke pelosok pelosok terpencil di negeri ini.


Badan dan baju mereka memang bau tapi tidak dengan hatinya...




Bagaimana mungkin bangsa ini bisa menjadi banga yang besar jika sekedar membuang sampah pada tempatnya saja kita masih malas. Apa hanya karena mereka berprofesi sebagai petugas kebersihan lalu kita bisa seenak jidat buang sampah sembarangan sambil berharap mereka mau membersihkan? Badan dan baju mereka memang bau tapi tidak dengan hatinya. 

Di tangan merekalah lagu kebangsaan Indonesia menggema di seluruh dunia...




Rasanya terlalu banyak atlit atlit hebat berprestasi di negeri ini...Sekedar mewakili nama lain yang tidak sempat disebut, setidaknya di tangan merekalah lagu kebangsaan Indonesia akhirnya bisa didengar di seluruh dunia.

Haaaaaaaah, gelar pahlawan devisa memang hanya sekedar basa basi...




Mereka pergi keluar negeri bukan untuk mencari emas dan berlian...Diantara mereka ada yang meninggalkan istri, suami, anak - anak, dan seluruh keluarganya di Tanah Air. Caci maki dan siksaan buat mereka adalah makanan sehari hari. Dan apa yang mereka dapat dari pekerjaannya juga dinikmati oleh negara ini melalui devisa. Haaaaaaaah gelar pahlawan devisa memang hanya sekedar basa basi

Suara kritis, gaya, dan kekonyolan mereka adalah prestasi...







Rasanya tidak berlebihan juga jika mereka yang ada di foto ini kita jadikan sebagai pahlawan seni Indonesia yang melegenda. Masih banyak memang seniman seniman hebat lainnya di negeri ini, tapi kehadiran mereka setidaknya telah mewakili.

??????????????????????????????????????????????????


Kita.......Iya kita. Bukan cuma mereka.......Kita semua rakyat Indonesia punya hak yang sama untuk bisa jadi pahlawan di republik ini. Cukuplah menjadi pribadi pribadi Indonesia yang baik, yang tidak merugikan orang lain dan bermanfaat bagi sesamanya. Maka gelar pahlawan itu dengan sendirinya akan membalut di hati kita.

Source : Beberapa foto dan gambar diambil dari berbagai macam sumber di internet,Davinof Kaskus
Title: "Mereka" Layak Jadi Pahlawan Tanpa Harus Angkat Senjata (Detik - Detik 10 November)
Posted by:Unknown
Published :2014-11-10T16:27:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
"Mereka" Layak Jadi Pahlawan Tanpa Harus Angkat Senjata (Detik - Detik 10 November)

Kisah-kisah heroik dan lucu di balik pertempuran 10 November 1945




Pertempuran 10 November 1945 diperingati sebagai Hari Pahlawan. Heroiknya rakyat Surabaya melawan Inggris menjadi bukti Bangsa Indonesia tak sudi dijajah.

Salah satu tokoh pertempuran itu adalah Sutomo yang terkenal dengan panggilan Bung Tomo. Dia menjadi pemimpin Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia (BPRI). Bung Tomo pula yang menggelorakan perlawanan rakyat lewat pidato-pidatonya di radio.

Dengan suara lantang berapi-api, pidato Bung Tomo disiarkan Radio Pemberontak dan disebarluaskan jaringan lain.

"Sesungguhnya Surabaya adalah Indonesia dan Indonesia adalah Surabaya. Kehormatan Republik Indonesia dipertaruhkan di Surabaya," kata Bung Tomo.

Rakyat Indonesia tak gentar menolak ultimatum Inggris yang menyuruh mereka menyerahkan senjata. Mereka tahu tentara Inggris bukan prajurit sembarangan. Inggris adalah pemenang Perang Dunia ke-II yang mengalahkan aliansi Jerman di Eropa dan Imperium Jepang di Asia. Tapi buat rakyat, lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup sebagai bangsa terjajah kembali.

Pertempuran Surabaya juga menjadi bukti Bhinneka Tunggal Ika. Bukan hanya rakyat Surabaya yang berperang menghadapi Inggris. Pemuda Maluku, Jawa, Sumatera, Sulawesi, semuanya ikut bertempur di garis depan. Satu perjuangan, satu darah, satu Indonesia.

Banyak kisah menarik seputar pertempuran legendaris itu. Tak cuma yang gagah berani, ada juga yang lucu dan membuat senyum.
Kisah Heroik

1. Lebih baik memerangi penjajahan

 

Kedatangan armada sekutu mendorong dokter gigi Moestopo yang menjabat sebagai Ketua Badan Keamanan Rakyat? (BKR) Jawa Timur mengirim pesan morse dari pantai Tanjung Perak kepada pihak sekutu agar tidak mendaratkan pasukan.

Moestopo yang juga menteri pertahanan ad interim menegaskan dalam pesannya, jika sekutu berani mendaratkan pasukan harus menghadapi risiko perang.

Saat itu, banyak pertanyaan terhadap Moestopo apakah prajurit republik akan mampu menghadapi pasukan Sekutu lengkap dengan persenjataan mutakhir. Namun Moestopo dengan semangat membara berkata, "Daripada bangsa kita dijajah oleh bangsa asing, lebih baik kita memeranginya, bagaimana pun juga.

2.Aksi Luwito dan Gontah 


 
Pada akhir Oktober 1945, Sekutu mendaratkan pasukan di Surabaya dan agresif melancarkan serangan kepada pasukan republik. M Jasin bercerita pos polisi di Bubutan Surabaya diduduki pasukan Sekutu. Semua anggota pasukan republik berhasil dilucuti. Berita itu mendorong M Jasin memerintahkan Luwito dan Gontah dilengkapi senjata lapis baja untuk merebut kembali pos tersebut. Serangan yang dilakukan pasukan Gontah berhasil memporak-porandakan tentara Sekutu berjumlah 350 orang.

Kebanyakan pasukan Inggris adalah Gurka. Mereka memohon dikasihani setelah takluk di tangan pasukan Luwito dan Gontah.

Keberanian pasukan republik melawan Sekutu meskipun kekuatan persenjataan kalah adalah semangat yang terus dibangkitkan oleh Bung Tomo lewat siaran radio. Pidatonya yang berapi-api menyemangati pasukan.

3. Perebutan Gudang Senjata Don Bosco 


 
Para pemimpin militer Indonesia menyadari kemampuan persenjataan para pejuang masih kalah jauh dibandingkan tentara sekutu. Sebab, sebagian besar senjata yang dimiliki hanya bambu runcing, klewang, celurit dan senjata tajam lainnya.

Salah satu cara untuk mendapatkan senjata adalah dengan merebut persenjataan milik Jepang. Apalagi, mereka mengetahui balatentara Jepang memiliki gudang peluru terbesar se-Asia Tenggara di Don Bosco. Gudang ini dijaga Dai 10360 Butai Kaitsutiro Butai di bawah pimpinan Mayor Hazimoto dengan kekuatan 16 orang Jepang, 1 peleton pasukan heiho.

Keberadaan ini diketahui setelah 150 karyawan pribumi bekerja untuk menginventarisir persenjataan yang akan diserahkan kepada sekutu. Dari mereka, para tokoh mengetahui gudang tersebut bersifat strategis karena menyimpan banyak senjata dan peluru. Saat itu Jepang tidak mudah menyerahkan gudang senjata tersebut, M Jasin dan Bung Tomo memaksa petinggi Jepang menyerahkan gudang senjata itu. Akhirnya pihak Jepang bersedia meneken. M Jasin membawa keluar persetujuan penyerahan senjata itu kepada massa rakyat yang sudah berkumpul. Gema teriakan Merdeka! mengumandang. Sejak momen itu, kekuatan senjata pasukan republik bertambah dengan senjata modern.

4. Aksi Goemoen 

Robert Guy Loder Symonds. Dirinya merupakan Komandan Detasemen Artileri Pasukan Inggris di Surabaya.

Tewasnya Jendral Inggris ini karena diberondong senjata anti pesawat udara yang diawaki oleh Goemoen, dari kesatuan BPRS (Barisan Pemberontak Rakjat Soerabaja). Morokrembangan yang dulunya ada sebuah lapangan terbang telah menjadi saksi kegigihan para pejuang Indonesia untuk menjatuhkan pesawat yang dinaiki Jendral Robert Loder-Symonds.

Jenderal Inggris yang tewas di Surabaya ini kini dimakamkan di di Commonwealth War Cemetary, Menteng Pulo, Jakarta. Guy Loder Symonds adalah jenderal Inggris kedua yang tewas setelah Mallaby.

Kisah Lucu


1.Bung Tomo malah ditawan pejuang

Dalam perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, siapa yang tak kenal perjuangn Bung Tomo. Namun rupanya Bung Tomo punya pengalaman unik malah ditawan rekan-rekan sesama pejuang.

Ceritanya saat itu Bung Tomo sangat populer karena pidato-pidatonya. Hal ini dinilai bisa membahayakan keselamatan Bung Karno. Maklum, banyak kaki tangan Belanda dan Inggris yang berkeliaran.

Suatu hari datanglah satu pasukan bersenjata ke rumah Bung Tomo. Mereka menjemput dan menahan Bung Tomo. Hal itu membuat ibunda Bung Tomo sangat khawatir. Pada masa itu, dengan tuduhan mata-mata saja, seseoang bisa langsung ditembak mati.

Bung Tomo pun merasa heran. Apa salahnya sampai ditawan para pejuang. Dia ditahan dengan dikawal seorang pemuda dengan pisau bayonet terhunus. Jika ditanya, para pemuda itu mengaku hanya menjalankan perintah.

"Akhirnya aku hanya memasrahkan diri kepada Tuhan," ujar Bung Tomo.

Baru akhirnya saat pemimpin pemuda itu menghubungi Markas Besar Tentara semuanya menjadi jelas. Pemimpin Markas Besar Tentara Jawa Timur Dr Mustopo memerintahkan Pemuda Republik Indonesia (RPI) untuk melindungi Bung Tomo.

Karena Bung Tomo bukan tentara atau polisi, maka tak bisa dikawal oleh aparat sehingga RPI yang ditugaskan. Nah, RPI ini salah menerjemahkan perintah. Mereka mengira 'melindungi' untuk Bung Tomo sama artinya dengan perintah untuk 'melindungi' antek-antek Belanda.

Pada masa itu, kata 'melindungi' biasa digunakan untuk kode menangkap dan menahan antek-antek Belanda. Kira-kira sama artinya dengan kata-kata aparat 'mengamankan' pada saat ini yang artinya menangkap.

Padahal perintah buat mereka melindungi Bung Tomo jelas untuk menjaga keselamatan Bung Tomo yang menjadi penyiar radio pejuang.

Setelah sadar akan kesalahan ini mereka pun tertawa dan segera melepaskan Bung Tomo. Keluarga Bung Tomo pun lega bukan main saat mendengar suara anak mereka kembali mengudara sore harinya.

2.Tentara Sekutu pintar-pintar

 
24 Oktober 1945, dari pelabuhan sudah terlihat jelas armada Inggris akan memasuki Surabaya. Bersama mereka Belanda ikut membonceng.

Rakyat Surabaya tak sudi lagi dijajah. Kepala Markas Besar Tentara Jawa Timur Dr Mustopo segera berbicara lewat corong Radio Surabaya. Apa yang diucapkan Mustopo adalah jeritan hatinya. Tapi kok malah memuji Inggris?

"Jeritan yang diucapkan DR Mustopo dengan sepenuh jiwa dan hati tersebut kadang terdengar menggelikan sekali. Apalagi yang mengucapkannya seorang Kepala Markas Besar Tentara," kata Bung Tomo.

Berikut bunyi pidato DR Mustopo:

"NICA, NICA, NICA jangan mendarat. Inggris, kamu jangan mendarat. Kamu tahu aturan Inggris, kamu pintar, sudah sekolah tinggi. Kamu tahu aturan, jangan mendarat. NICA, NICA, NICA!"

Namun Bung Tomo mengakui pidato DR Mustopo itu adalah cermin suara rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia yang saat itu tak berpendidikan saja tahu kedatangan Inggris akan mendatangkan banyak masalah

3.Bayonet Jepang ditukar pisau dapur

 
Bung Tomo adalah salah satu pemuda yang aktif melobi Jepang untuk menyerahkan senjata pada para pejung Indonesia. Hal ini tak mudah, karena banyak tentara Jepang yang menolak menyerahkan senjata. Mereka beranggapan tugas mereka tetap menjaga ketertiban di Indonesia sampai sekutu datang.

Awalnya bermodal kartu pers wartawan Domei, Bung Tomo membohongi prajurit Jepang. Dia mengatakan pembesar tentara Dai Nippon sudah setuju mengalihkan kekuasaan pada Bung Karno. Di tempat lain pun sudah banyak tentara Jepang yang menyerahkan senjatanya pada pemuda Indonesia untuk menghadapi Belanda.

"Demikianlah isapan jempol yang kuceritakan dengan semangat," kata Bung Tomo.

Akhirnya tentara Jepang itu mau menyerahkan senjatanya.

Di kesempatan lain, saat penyerahan senjata, seorang prajurit Jepang mengadu pada Bung Tomo. Dia mengaku pemuda Indonesia mau merampas bayonetnya. Padahal bayonet itu sangat penting baginya karena dia seorang tukang masak.

Bung Tomo pun tak kehabisan akal. Dia menyuruh pemuda Indonesia itu untuk mencari pisau dapur guna ditukar dengan bayonet sang tentara Jepang.

4.Granat dilempar tak meledak

Kisah ini jadi bukti keberanian rakyat Surabaya. Tanpa pengetahuan dan pengalaman militer, mereka berani menghadapi tentara Inggris.

Saat itu rakyat Surabaya mengepung penjara Koblen yang dijadikan pertahanan tentara Inggris dan Gurkha. Mereka melempari musuh dengan granat hasil rampasan tentara Jepang. Namun granat yang dilemparkan para pejuang itu tak meledak.

Beberapa saat kemudian, tentara Gurkha 'mengembalikan' granat-granat tersebut ke arah para pejuang dan meledak semua. Banyak pejuang terheran-heran.

Rupanya saat para pejuang itu melemparkan granat, mereka tidak tahu harus mencabut picunya terlebih dahulu. Pantas saja tak ada yang meledak.

"Mereka menyangka granat itu akan meledak dengan sendirinya jika terbentur tembok atau tanah," kata Bung Tomo.


video :

Pidato bung tomo
Surabaya Membara
Merdeka atau mati


Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Pahlawannya
Selamat hari Pahlawan
 
Source : Kaskus
Title: Kisah-kisah heroik dan lucu di balik pertempuran 10 November 1945
Posted by:Unknown
Published :2014-11-10T14:51:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Kisah-kisah heroik dan lucu di balik pertempuran 10 November 1945