Kamis, 28 Februari 2013

Keajaiban Manusia Akhir Zaman

Quote:Sesungguhnya keajaiban manusia di akhir zaman ini sangat banyak dan nyata sekali. Terkadang kita kurang jeli memperhatikannya sehingga terlihat dunia ini berjalan baik-baik saja. Namun, bila kita cermati dengan baik, kita akan menemukan segudang keajaiban dan keanehan dalam kehidupan manusia akhir zaman dan hampir dalam semua lini kehidupan. Keajaiban yang kita maksudkan di sini bukan terkait dengan persitiwa alam seperti gempa bumi, tsunami dan sebagainya, atau kejadian yang aneh-aneh lainnya, melainkan pola fikir manusia yang paradoks yang berkembang biak di akhir zaman ini.


Quote:Berikut ini adalah sebagian kecil dari berfikir paradoks yang berkembang akhir-akhir ini dalam masyarakat luas. Lebih ajaib lagi, berfikir paradoks tersebut malah dimiliki pula oleh sebagian umat Islam dan para tokoh mereka. Di antaranya :

Quote:
Bila seorang pengusaha atau pejabat tinggi melakukan korupsi milyaran dan bahkan triliunan rupiah, maka aparat penegak hukum dengan mudah mengatakan tidak ada bukti untuk menahan dan mengadilinya.


Namun, bila yang mencuri itu seorang nenek atau masyarakat bawah (lemah), dengan mudah dapat ditangkap, disidangkan dan diputuskan hukuman penjara, kendati mereka mengambil hanya satu buah semangka atau tiga buah kakau, mungkin saja karena lapar.


Quote:
Bila ada orang atau kelompok dengan nyata-nyata merusak dan melecehkan ajaran Islam yang sangat fundamental, seperti Tuhan, Kitab Suci dan Rasulnya, di negeri-negeri Islam, maka orang dengan gampang mengatakan yang demikian itu adalah kebebasan berpendapat, berekspresi dan menafsirkan agama.


Namun, bila ada khatib, ustazd atau masyarakat Muslim mengajak jamaah dan umat Islam untuk konsiten dengan ajaran agamanya, maka orang dengan mudah menuduhnya sebabai khatib, penceramah atau ustazd yang keras dan tidak bisa berdakwah dengan hikmah, bahkan perlu dicurigai sebagai calon teroris.


Quote:
Apa saja yang dituliskan dalam koran, dengan mudah orang mempercayainya, kendati itu hanya tulisan manusia dan belum teruji kebenarannya. Membaca dan mempelajarinya dianggap lambang kemajuan.


Akan tetapi, apa yang tercantum dalam Al-Qur’an belum tentu dipercayai dan diyakini kebenarannya, kendati mengaku sebagai Muslim. Padahal Al-Qur’an itu Kalamullah (Ucapan Allah) yang mustahil berbohong. Kebenarannya sudah teruji sepnajang masa dari berbagai sisi ilmu pengetahuan. Akhir-akhir ini muncul anggapan mengajarkan Al-Qur’an bisa mengajarkan paham terorisme.


Quote:
Tidak sedikit manusia, termasuk yang mengaku Muslim yakin dan bangga dengan sistem hidup ciptaan manusia (jahiliyah), kendati sistem yang mereka yakini dan banggakan itu menyebabkan hidup mereka kacau dan mereka selalu menghadapai berbagai kezaliman dan ketidak adilan dari para penguasa negeri mereka. Mereka masih saja mengklaim : inilah jalan hidup yang sesuai dengan akhir zaman.


Namun, bila ada yang mengajak dan menyeru untuk kembali kepada hukum Islam, maka orang akan menuduh ajakan dan seruan itu akan membawa kepada keterbelakangan, kekerasan dan terorisme, padahal mereka tahu bahwa Islam itu diciptakan oleh Tuhan Pencipta mereka (Allah) untuk keselamatan dunia dan akhirat dan Allah itu mustahil keliru dan menzalimi hamba-Nya.


Quote:
Ketika seorang Yahudi atau agama lain memanjangkan jenggotnya, orang akan mengatakan dia sedang menjalankan ajaran agamanya.


Namun, saat seorang Muslim memelihara jenggotnya, dengan mudah orang menuduhnya fundamentalis atau teroris yang selalu harus dicurigai, khususnya saat masuk ke tempat-tempat umum seperti hotel dan sebagainya.


Quote:
Ketika seorang Biarawati memakai pakaian yang menutup kepala dan tubuhnya dengan rapih, orang akan mengatakan bahwa sang Biarawati telah menghadiahkan dirinya untuk Tuhan-nya.


Namun, bila wanita Muslimah menutup auratnya dengan jilbab atau hijab, maka orang akan menuduh mereka terbelakang dan tidak sesuai dengan zaman, padahal mereka yang menuduh itu, para penganut paham demokrasi, yang katanya setiap orang bebas menjalankan keyakinan masing-masing.


Quote:
Bila wanita Barat tinggal di rumah dan tidak bekerja di luar karena menjaga, merawat rumah dan mendidik anaknya, maka orang akan memujinya karena ia rela berkorban dan tidak bekerja di luar rumah demi kepentingan rumah tangga dan keluarganya.


Namun, bila wanita Muslimah tingal di rumah menjaga harta suami, merawat dan mendidik anaknya, maka orang akan menuduhnya terjajah dan harus dimerdekakan dari dominasi kaum pria atau apa yang sering mereka katakan dengan kesetaraan gender.


Quote:
Setiap mahasiswi Barat bebas ke kampus dengan berbagai atribut hiasan dan pakaian yang disukainya, dengan alasan itu adalah hak asasi mereka dan kemerdekaan mengekpresikan diri.


Namun, bila wanita Muslimah ke kampus atau ke tempat kerja dengan memakai pakaian Islaminya, maka orang akan menuduhnya eksklusif dan berfikiran sempit tidak sesuai dengan peraturan dan paradigma kampus atau tempat kerja mereka.


Quote:
Bila anak-anak mereka sibuk dengan berbagai macam mainan yang mereka ciptakan, mereka akan mengatakan ini adalah pembinaan bakat, kecerdasan dan kreativitas sang anak.


Namun, bila anak Muslim dibiasakan mengikuti pendidikan praktis agamanya, maka orang akan mengatakan bahwa pola pendidikan seperti itu tidak punya harapan dan masa depan.


Quote:
Ketika Yahudi atau Nasrani membunuh seseorang, atau melakukan agresi ke negeri Islam khususnya di Paestina, Afghanistan, Irak dan sebagainya, tidak ada yang mengaitkannya dengan agama mereka. Bahkan mereka mengakatakan itu adalah hak mereka dan demi menyelamatkan masyarakat Muslim di sana.


Akan tetapi, bila kaum Muslim melawan agresi Yahudi atas Palestina, atau Amerika Kristen di Irak dan Afghanistan, mereka pasti mengaitkannya dengan Islam dan menuduh kaum Muslim tersebut sebagai pemberontak dan teroris .


Quote:
Bila seseorang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan orang lain, maka semua orang akan memujinya dan berhak mendapatkan penghormatan.


Namun, bila orang Palestina melakukan hal yang sama untuk menyelamatkan anaknya, saudaranya atau orang tuanya dari penculikan dan pembantaian tentara Israel, atau menyelamatkan rumahnya dari kehancuran serangan roket-roket Israel, atau memperjuangkan masjid dan kitab sucinya dari penodaan pasukan Yahudi, orang akan menuduhnya TERORIS. Kenapa? Karena dia adalah seorang Muslim.


Quote:
Bila anak-anak Yahudi diajarkan perang dan senjata otomatis untuk membunuh kaum Muslimin Palestina, maka orang akan menegatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah upaya membela diri kendati mereka adalah agresor.


Namun, bila anak Palestina belajar melemparkan batu menghadapi prajurit Yahudi yang dilengakapi dengan tank dan senjata canggih lainhya saat menghancurkan rumah, masjid dan kampung mereka, maka orang akan menuduh mereka sebagai pelaku kejahatan yang pantas ditangkap, dipatahkan tangannya dan dipenjarakan belasan tahun.


Quote:Nah, inilah sekelumit keajaiaban manusia di akhir zaman ini. Bisakah kita mendapatkan pelajaran yang baik sehingga dapat menentukan sikap yang benar, atau kita akan jatuh menjadi korban keajaiban akhir zaman? Allahul musta’an….

Sumber : http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/keajaiban-manusia-akhir-zaman.htm#.URXbb_LPY04
Title: Keajaiban Manusia Akhir Zaman
Posted by:Unknown
Published :2013-02-28T21:16:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Keajaiban Manusia Akhir Zaman

"Green Flame" Pengganti Gas Alam Buatan Anak Bangsa

Quote:
"Ahmed Tessario" Pembuat Green Flame, di acara E-Idea

Quote:Industri katering selama ini melakukan pemborosan spiritus untuk pemanas makanan. Dibutuhkan solusi yang tepat agar bahan bakar yang diproduksi dari methanol yang terbuat dari sistesis natural gas alam ini tidak mudah menguap, praktis, higienis, serta ekonomis. Untuk itulah Ahmed Tessario (Tessar) dan timnya dari Surabaya membuat sebuah penelitian yang menghasilkan sebuah produk bernama Green Flame. Penelitian ini memenangkan E-Idea Competition tahun 2011 yang diadakan British Council.

Green Flame menggunakan bahan dasar methanol yang diubah bentuk menjadi pasta atau gel dengan penambahan pengental, sehingga bahan bakar ini dapat dipakai lebih lama minimum 2 kali dibandingkan pemakaian spiritus. Hal ini diharapkan dapat mengurangi permasalahan pemborosan methanol dari sintesis gas alam.

Methanol yang berbentuk pasta atau gel ini kemudian dikemas didalam kaleng yang berasal dari kaleng bekas susu dan kaleng bekas tuna. Tessar merasa perlu untuk menggunakan bahan-bahan daur ulang sehingga dapat meminimalisir jumlah sampah yang ada saat ini. Untuk pemakaiannya, kaleng green flame hanya dibuka dan dibakar dan akan bertahan selama 2 hingga 3 jam untuk pemanas makanan. Apabila ingin dimatikan, dapat ditutup dengan penutup green flame.


Quote:"Green Flame" Pengganti Gas Alam

Quote:Pada bulan Mei sampai agustus, Green Flame terjual sebanyak 20.000 kaleng yang setara dengan 2.500 liter Methanol. Padahal jika menggunakan spiritus dengan kebutuhan yang sama, maka akan menghabiskan methanol sebesar 4.292 Liter. Artinya produk ini mampu menghemat jumlah methanol sebanyak 1.792 Liter methanol atau setara dengan 1.038 kilogram natural gas.

Dalam memproduksi Green Flame, Tessar dan timnya banyak bekerja sama dengan penduduk sekitar, yaitu untuk mengumpulkan kaleng bekas susu, tuna maupun kaleng sejenis lainya. Mereka bekerja sama dengan para pemulung sampah dan para cleaning servis gedung pernikahan di Surabaya.

"Kami juga menggunakan prinsip sosiopreneur didalam proyek bisnis ini, yaitu untuk melakukan pencucian kaleng bekas dan pengemasan Green Flame, kami bekerja sama dengan anak-anak kurang mampu yang berada di daerah Asem Payung, Sukolilo, Surabaya. Kami menganggap dengan memberdayakan penduduk sekitar, paling tidak kami dapat membantu meningkatkan pendapatan penduduk tidak mampu di Surabaya," ungkap Tessar dalam wawancara via email.

Kesulitan pada awal bisnis ini adalah dalam mencari bahan baku yang murah, sehingga para pelanggan dapat membeli produk ini dengan harga dibawah harga spiritus, seperti kaleng dan methanol. Untuk modal kerja juga menjadi kendala di awal karena untuk dapat menjual dengan angka yang besar maka modal juga harus besar. Oleh karena itu Tessar dan timnya mencoba dari modal yang kecil dulu dengan harapan bisnis ini akan menjadi raksasa seiring berjalannya waktu.

"Mungkin yang paling sulit adalah untuk melakukan edukasi pasar, karena produk ini bisa dikatakan baru maka kami harus mengajarkan dan melakukan pembelajaran kepada pelanggan tentang penggunaan produk, manfaat dan efek jangka panjang yang akan mereka dapatkan. Oleh karena itu penting sekali bagi para pelanggan dan pengguna produk Green Flame untuk ikut peduli akan lingkungan dan faktor lingkungan selain juga memikirkan tentang harga produk yang harus murah," tambah Tessar.


Quote:Proyek ini sudah Tessar mulai sejak dua bulan sebelum mengikuti E-Idea Competition. Proyek ini mendapatkan award spesial dan tim mendapatkan hadiah iPad dari British Council. Selain itu, tim ini juga mendapatkan kesmepatan untuk mengikuti mentorship yang berkelanjutan serta seminar-seminar seputar Climate Change yang diadakan Bristich Council.

"Kami merasa sudah mendapatkan apresiasi yang luar biasa, ditambah lagi kesmepatan akses ke media, sehingga mempermudah kami melakukan edukasi pasar dan promosi sehingga produk ini bisa dipakai oleh seluruh industri katering, hotel dan restoran prasmanan di Indonesia. Bahkan juga bisa dipakai oleh para pendaki gunung sebagai bahan bakar alternative," ungkap Tessar.

Tessar menambahkan, setelah E-Idea, proyek ini akan terus dilanjutkan hingga bisa di distribusikan ke seluruh dunia. Tessar dan timnya berharap bisa membuka banyak cabang dan distributor sehingga bisa juga di produksi didaerah lain dengan memperkerjakan teman-teman yang kurang mampu.

Bisa dibayangkan apabila seluruh katering Surabaya saja yang berjumlah 187 katering ini menggunakan Green Flame minimal sebanyak 350 kaleng, maka gas alam yang sudah dapat dihemat sebesar 6.524 kilogram natural gas setiap bulannya.

"Kami bermimpi kelak produknya akan digunakan di seluruh kota di Indonesia dan seluruh dunia dan menjadi solusi penghematan bahan bakar alternatif. Selain itu, apabila bisnis ini dapat diproduksi juga di kota lain, maka teman-teman yang kurang mampu bisa direkrut sebagai pegawai dan dapat menjadi solusi pekerjaan bagi penduduk Indonesia yang masih banyak kekurangan," tutup Tessar.


Sumber : http://sains.kompas.com/read/2011/10/17/11490692/Menghemat.Gas.dengan.Green.Flame
Title: "Green Flame" Pengganti Gas Alam Buatan Anak Bangsa
Posted by:Unknown
Published :2013-02-28T21:14:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
"Green Flame" Pengganti Gas Alam Buatan Anak Bangsa

Alam sadar manusia tidak bisa bisa merekam kata "jangan" . video

permisi ,,

ane cuman sekedar berbagi informasi ..

barangkali bermanfaat ..


ane pernah liat salah satu video master Hypnosis Rommy Rafael .. dia berkata..
" pada dasar nya manusia tidak bisa merekam kata-kata negatif seperti ; " jangan , akan , tidak

jika merekam kata tersebut , manusia cenderung akan melakukan nya ..

salah satu contoh , ini video nya ..
selamat menyaksikan ...

Sumber : Kaskus
Title: Alam sadar manusia tidak bisa bisa merekam kata "jangan" . video
Posted by:Unknown
Published :2013-02-28T21:13:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Alam sadar manusia tidak bisa bisa merekam kata "jangan" . video

Kesombongan Yang Membunuh Iman Dan Adab Berdialog

Assalaamu 'Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Semoga tulisan ini bermanfaat

Dalam mu'amalah sehari-hari manusia memerlukan berdialog dan berkomunikasi baik dalam perkara-perkara yang berkenaan dengan kepentingan pribadi ataupun dalam urusan yang berkenaan dengan maslahat kehidupan orang banyak. Perbedaan pendapat dan pandangan diantara manusia adalah hal yang lumrah.

Islam memberikan panduan dan tuntunan kepada manusia dalam menjalankan setiap aktifitas mu'amalah agar manusia selamat dari berbagai macam bencana yang mungkin timbul dari kesalahan-kesalahan dan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral, etika, logika dan agama. Diantara bencana yang sangat besar yang manusia sering terjatuh di dalamnya adalah terjerumusnya manusia pada sikap sombong yang mampu membunuh iman sehingga bisa membuatnya termasuk diantara orang-orang yang diharamkan masuk surga.

Hanya manusia yang memiliki keimanan di hatinya yang boleh masuk surga. Sesungguhnya kesombongan di dalam hati bisa membunuh iman, sehingga manusia yang masih memelihara sifat sombong itu sampai ajal menjemputnya, dia tidak akan masuk surga. Demikian dijelaskan oleh Rasulullah Muhammad s.a.w.

عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه وسلم: “لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذَرَّة من كِبْر. فقال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً، ونعله حسناً؟ فقال: إن الله جميل يحب الجمال. الكبْر: بَطْر الحق، وغَمْط الناس” رواه مسلم

Dari ibnu mas’ud-semoga Allah meridhoinya- berkata : Rasulullah-shalawat dan salam untuknya- bersabda : “Tidak akan masuk kedalam surga orang yang di hatinya ada kesombongan meskipun seberat biji sawi. Lalu ada yang bertanya : sesungguhnya seseorang itu sangat senang kepada baju dan sandal yang bagus ? maka beliau berkata : sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia“. HR Muslim.

Rasulullah menjelaskan bahwa hakikat kesombongan yang bisa membunuh iman bukanlah rasa senang dengan harta benda yang dimiliki seseorang. Kesombongan yang sesungguhnya adalah apabila seseorang menolak dan tidak mengakui kebenaran disebabkan oleh sifat tinggi hati dan meremehkan serta merendahkan orang lain.

Iblis bukanlah makhluk yang tidak percaya akan keesaan dan kekuasaan Allah. Iblis juga menyembah dan mengagungkan Allah sebagaimana para malaikat. Namun sifat tinggi hatinya yang meremehkan dan merendahkan Adam serta keangkuhannya yang menolak kebenaran bahwa Adam memiliki kualitas yag menjadikannya patut diunggulkan dari makhluk-makhluk lain menjadikan Iblis menolak perintah Allah untuk bersujud mengakui kelebihan Adam.

Sikap sombong itulah yang menjerumuskan Iblis sehingga menjadi makhluk yang dilaknat. Keangkuhannya itulah yang membunuh iman di hatinya meskipun Iblis tetap mengakui keesaan dan kekuasaan Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering terlibat dalam dialog atau bahkan mujadalah dan perdebatan baik dalam urusan agama maupun lainnya. Para ulama merumuskan syarat-syarat dan adab dalam melakukan dialog agar manusia tidak terjatuh dalam perdebatan yang bisa menjerumuskan kita kedalam jenis mujadalah yang diharamkan bahkan mematikan iman.

Suatu hiwar atau dialog harus bertujuan untuk mecapai kebenaran, bukan mencari kemenangan, juga bukan mencari unggul dan bukan untuk menjatuhkan lawan apalagi merendahkan martabat fihak lain. Maka kita harus bersukur dan menerima kebenaran yang muncul dari sebuah dialog, baik kebenaran itu keluar dari fihak kita maupun fihak lain.

Berikut ini adalah beberapa ushul dalam berdialog yang diizinkan dalam Islam:

1. Menggunakan cara yang logis dan ilmiah. Dari point ini seseorang harus mengajukan argumen yang benar dan apabila topik pembicaraan merupakan urusan agama, maka kesahihan dalil naqli harus diperhatikan.
2. Ungkapan dan perkataan yang diucapkan harus terbebas dari tanaqudh atau kontradiksi serta tahafut atau kerancuan.
3. Kedua fihak harus sepakat dalam pokok-pokok logika yang kebenarannya bersifat pasti.
4. Melepaskan diri dari ta'assub atau fanatisme serta harus bertujuan mencapai sebuah kebenaran.
5. Seseorang harus berkompeten dalam permasalahan yang sedang dibicarakan.
6. Kesepakatan dan pemahaman bahwa pendapat manusia biasa ada kemungkinan benar dan salah.
7. Bersedia menerima kebenaran yang muncul dari sebuah dialog. Point ini tidak mewajibkan orang untuk selalu sepakat pada akhir proses hiwar. Tapi kita dilarang menolak kebenaran yang muncul dari suatu argumen dan dalil yang tidak bisa dibantah kebenarannya disebabkan oleh ego dan keengganan kita mengakui kebenaran.

Adab-adab yang harus dipegang selama proses hiwar:

1. Menggunakan bahasa yang baik dan sopan serta tidak menggunakan cara yang menantang.
2. Jika hiwar tersebut dilakukan secara lisan, bukan melalui tulisan, maka harus ada alokasi waktu yang ditentukan.
3. Mendengarkan dengan baik setiap perkataan lawan bicara dan dilarang memotong perkataannya sehinnga fihak lawan bisa leluasa menggunakan waktu bicara yang dialokasikan untuknya.
4. Menghormati dan menghargai lawan dialog. Dilarang menyerang dan menghina pribadi lawan bicara apalagi mengungkapkan aibnya.
5. Dilakukan di tempat tertentu yang sesuai bagi kedua belah fihak.
6. Niat yang baik dan ikhlash.

Al-ghazali mengatakan bahwa sebuah mujadalah yang tidak dilakukan dengan adab-adab yang baik adalah haram. Oleh karena itu jika ada orang yang mengajak kita berdebat dan bisa dirasakan bahwa perdebatan itu bukan untuk mencari kebenaran, melainkan untuk memuaskan ego dan mencari kemenangan, maka kita wajib menghindari perdebatan tersebut. Karena manusia yang tidak peduli kepada kebenaran adalah jenis manusia jahil yang harus dihindari berdebat dengannya.

Diantara hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan hiwar adalah seseorang harus kompeten dalam topik yang sedang dibicarakan. Ini meminta agar kita bisa mengukur diri agar suatu hiwar tidak menjadi hal yang sia-sia. Sesungguhnya diantara manusia ada yang bodoh tapi mengerti bahwa dirinya bodoh. Dengan kesadaran tersebut dia tentu berkewajiban untuk bertanya dan belajar, bukan berdebat.


Adapun manusia yang bodoh tapi tidak menyadari kebodohannya dan bahkan merasa pintar, inilah yang disebut dengan jahil murokkab. Untuk manusia jenis ini ada ungkapan "tarkul jawab 'alaljahili jawab" yang menganjurkan kita untuk tidak melayani berdebat dengan mereka. Kita cukup mengucapkan salam damai saja kepada manusia jenis tersebut.

Ego dan kesombongan adalah penyakit bahaya yang tidak hanya menjangkiti orang-orang bodoh tapi juga para intelektual dan bahkan kaum agamawan. Kedudukan dalam strata sosial terkadang menyebabkan orang-orang yang pandai terjerumus dalam kesombongan sehingga mereka menolak kebenaran karena hal tersebut diungkapkan oleh orang yang dianggap remeh.

Ada kalanya seseorang yang pandai tidak mau menerima kebenaran dan mengakui kesalahan pendapatnya karena keangkuhan hati serta gengsi. Pada saat itulah dia membunuh iman yang ada di hatinya. Jika dia mati dalam keadaan itu maka sesungguhnya dia mati dalam keadaan tidak membawa iman. Na'uzu billah. Semoga kita semua diselamatkan oleh Allah dari sifat dan sikap sombong yang bisa membunuh iman di dalam hati kita. Islam adalah menyerah kepada kebenaran, Iman adalah tunduk kepada yang haq. Wallahu A'lam.


Sumber : Kaskus

Title: Kesombongan Yang Membunuh Iman Dan Adab Berdialog
Posted by:Unknown
Published :2013-02-28T21:06:00+07:00
Rating: 3.5
Reviewer: 5 Reviews
Kesombongan Yang Membunuh Iman Dan Adab Berdialog